Sunday, 7 February 2021

Suaka  Margakata

Emosi dalam Diksi Arkais 

Oleh: Erry Yulia  Siahaan

Emotion (Sumber: https://all-free-download.com/)

Salah satu fungsi kata adalah untuk menggambarkan emosi. Kita mengenal emosi sebagai suatu perasaan yang dirasakan oleh seseorang sebagai bentuk respon dari stimulasi yang diterimanya. Entah itu dinyatakan, entah dibiarkan terpendam.

Emosi berasal dari kata movere (Bahasa Latin) yang berarti “menggerakkan” atau “bergerak”. Emosi memegang peranan penting dalam  kehidupan, karena ia berpengaruh dalam menggerakkan seseorang pada persepsi, sikap, dan tingkah laku tertentu. Arah gerakan ini bisa positif, bisa negatif. Tidak mengherankan bilamana kemudian muncul istilah kecerdasan emosi (emotional intelligent atau emotional quotient atau EQ) sebagai suatu kemampuan memahami, menggunakan, dan mengelola emosi dengan cara-cara positif untuk mengurangi tekanan dari emosi itu sendiri, juga untuk tetap bisa berkomunikasi efektif, berempati pada orang lain, mengatasi tantangan, dan meredam konflik. Bahkan, kini EQ diyakini sangat menentukan keberhasilan seseorang dalam kehidupannya. Baik sebagai seorang pribadi maupun sebagai anggota masyarakat. Baik dari kehidupan personal maupun dalam keberhasilan karir atau pekerjaannya. 

Setidaknya ada sepuluh jenis emosi yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu benci, cemburu, cinta, dengki, gembira, malu, marah, sedih, takut, dan terkejut. Berikut ini kesepuluh jenis emosi tersebut berikut beberapa sinonimnya (merujuk sejumlah sumber online) dalam kosakata pasif, bahkan arkais. Kosakata pasif yang dimaksud di sini adalah kosakata yang jarang dipakai, sementara arkais merujuk pada kosakata lama atau kuno. Dengan catatan, penggunaannya mesti dikaji dulu dengan seksama sehingga bisa mewakili dengan tepat apa yang ingin dideskripsikan lewat kosakata terpilih.

Benci merupakan emosi negatif yang didasarkan pada ketidaksukaan terhadap sesuatu. Seseorang bisa begitu tidak sukanya akan sesuatu di mana sesuatu itu dirasakan membuatnya tidak bahagia, membuatnya sedih, bahkan bisa mendorongnya melakukan tindakan-tindakan menyakiti diri sendiri. Dalam pencarian online, muncul setidaknya lebih dari serratus sinonim untuk kata benci. Antara lain makan bawang, memberangsang, menyangkak hati, menyolot, meraba, merampang, palak, mengandung hati, pegal hati, rongseng, anyir, beringsang, menyampah, genyi, loya, loyor, medu, meluah, meluat, menceku, benguk, kusut muka, samak, senak, sugul, jejap, pasai, bingit, resan, khisit (sumber: situs lektur.id).

Cemburu merupakan emosi yang seringkali dikaitkan dengan persaingan cinta. Seseorang merasakan cemburu manakala merasa tersaingi oleh orang lan dalam meraih objek yang dicintanyaa. Sejumlah orang bisa dengan sangat baik menyimpan perasaan ini karena dianggap hal itu merupakan kelemahan. Kegelisahan bisa menjadi bentuk kompensasi lain dari rasa cemburu yang disimpan ini, hingga akhirnya orang tersebut bisa berkompromi dengan rasa cemburunya itu. Sinonim untuk cemburu antara lain bingit, dengki, hasad, iri hati, keki, khisit, panas hati, resan, sirik, timburu. (Sumber: situs kamuslengkap.com) Dalam situs berbeda (lektur.id) muncul 66 sinonim untuk cemburu, antara lain fasik, hasad, timburu, bingit, sirik, resan, khasan, redut, rongseng, salah hati.

Kebalikan dari benci adalah cinta. Cinta merupakan bentuk emosi yang bisa membuat seseorang bahagia, aman, dan nyaman, Cinta mampu mendorong seseorang melakukan sesuatu yang luar biasa untuk hal-hal yang positif, bahkan sampai mengorbankan diri untuk kepentingan orang lain. Muncul 81 sinonim untuk cinta, antara lain camar, solak, kepincut, gulana, sungkawa, berahi, kurnia, hibat, renjana, beranta, berangta, eman (sumber:  lektur.id).

Dengki atau rasa iri adalah jenis emosi yang bisa ada pada banyak orang, karena apa yang dimiliki oleh orang lain. Dengki disertai obsesi dan ambisi negatif yang tidak terkontrol bisa memicu Tindakan criminal, dari bentuk korupsi sampai kelainan psikologis yang termanifestaasi dalam bentuk perilaku  Emosi ini bisa begitu negatifnya dan mendorong seseorang berbuat sesuatu yang negatif. Kemampuan mengendalikan emosi ini dapat membantu seseorang mengontrol sikap dan tingkah lakunya sehingga tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Terdapat 124 sinonim untuk dengki, antara lain genyi, loya, loyor, meluah, meluat, menceku, bangpak, lacur, hasad, recan, khisit, rongseng, redut, apak, hangit, bacin, sengak, mumuk, lotak (sumber: lektur.id).

Gembira adalah perasaan bilamana seseorang merasa hatinya senang sebagai bentuk respon atas sesuatu sebagai stimulusnya. Misalnya, mendapatkan hal-hal baik dalam hdup seperti nilai ujian yang tinggi, promosi jaabatan, dan sebagainya. Muncul 95 sinonim untuk gembira, antara lain solak, bungah, selesah, zakiah, nirmala (sumber: lektur.id).

Malu adalah perasaan yang muncul dikala seseorang melakukan sesuati yang kemudian disadari hal itu salah atau tidak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku. Misalnya, melakukan perbuatan tercela, berkata tidak sopan, memaki orang lain, berbuat sesuatu di luar kelaziman (seperti memakai pakaian yang kurang pantas ke suatu acara), dan sebagainya. Sama dengan rasa takut, rasa malu bisa berperan positif untuk memperkuat kepribadian seseorang ke arah yang baik. Sinonim untuk malu adalah bera, janggal, jengah, kanyar, meleng, segok, sipu, tersipu, wiring (sumber: kamuslengkap.id).

Marah merupakan bentuk perasaan yang kerap menghinggapi manusia di kala harapannya pupus akibat sesuatu hal dan itu tidak bisa diterimanya. Rasa marah bisa muncul keluar, bisa saja dipendam. Kedewasaan dalam mengelola emosi yang satu ini sangat berpengaruh dalam membentuk perilaku seseorang. Mereka yang tidak bisa mengendalikan emosi ini bisa bertindak destruktif, baik terhadap diri orang lain maupun terhadap dirinya sendiri. Sinonim untuk marah antara lain ambek, berangsang, hangus dada, menyangkah hati, redut, rongseng, sengiang, naik setum, naik stim, merah telinga, mengkal (sumber: situs sinonimkata.com).

Sedih adalah jenis perasaan di kala seseorang mendapatkan stimulus yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya, yang membuatnya kecewa dan menyakiti hatinya. Misalnya, mendapatkan nilai ujian yang buruk padahal sudah belajar keras sebelumnya, tidak dihargai, dan sebagainya. Sinonim sedih antara lain maasygul, trenyuh (sumber: situs sinonimkata.com).

Takut merupakan jenis emosi yang membuat seseorang merasa terancam tersakiti secara mental atau fisik. Ketakutan bisa datang terhadap sesuatu berupa benda atau sesuatu yang abstrak, bisa dari faktor eksternal maupun dari dalam diri seseorang. Takut bisa dinilai positif dalam artian manusia kadang membutuhkan rasa takut untuk menimbulkan inisiatif dalam dirinya untuk bertindak lebih berhati-hati atau tidak sembrono. Sinonim untuk takut antara lain bergidik, ciut, cuak, gamang, gerun, giris,  mamang, menyangkak bulu, meremang, nyangnyang, waham, zan (sumber: situs sinonimkata.com).

Terkejut merupakan bentuk emosi sebagai respon atas sesuatu yang terjadi di tengah ketidaksiapan mengantisipasi. Perasaan ini bisa negatif, bisa positif. Kematangaan seseorang dapat mempengaruhi tingkat respon terkejut dalam menerima stimulus tiba-tiba. Sinonim untuk terkejut antara lain nanap, tercengung, tergemap (sumber: situs sinonimkata.com).

Dari paparan di atas, tampak ada beberapa kata yang bisa menjadi sinonim lebih dari satu kata. Bisa dimaklumi, karena dalam kamus bisa terjadi tidak ada pemilahan kata berdasarkan bentuk katanya, apakah sebagai kata sifat atau kata benda. Pemilihan kata idealnya memperhatikan dengan jeli,  sehingga ekspresi yang ingin diwakili dapat dengan tepat dilukiskan melalui diksi terpilih.

Catatan ini sekadar menunjukkan betapa kaya kosakata milik kita. Mengapa kita tidak menggunakannya? ***

#Lomba Blog PGRI Bulan Februari 2021

#Hari ke-7 Minggu, 7 Februari 2021



No comments:

Post a Comment

3 Cara Membangun Ikatan Erat dengan Anak, Orangtua Mesti Tahu

Ikatan erat antara orangtua dan anak berpengaruh besar dalam optimalisasi kesejahteraan anak. Hubungan itu bisa dibangun lewat komunikasi ...